Tingkatkan Wawasan, PA Kotamobagu Hadiri Kunjungan Virtual Zanzibar Judiciary
KOTAMOBAGU - Pengadilan Agama (PA) Kotamobagu mengikuti kegiatan pertukaran pengetahuan secara daring antara Peradilan Agama Indonesia dan Zanzibar Judiciary Office di Ruang Media Center PA Kotamobagu pada Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WITA ini dihadiri oleh Wakil Ketua PA Kotamobagu, Noni Tabito, S.E.I., M.H., beserta jajaran Hakim, Pelaksana Harian (Plh) Panitera, dan Plh Sekretaris.
Forum berskala internasional ini dilaksanakan merujuk pada surat Undangan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) Nomor 1498/DJA/UND.HM1.1.1/VI/2026. Surat yang mengangkat perihal undangan menghadiri pertukaran pengetahuan Zanzibar Judiciary Office dan Peradilan Agama tersebut menginstruksikan seluruh satuan kerja untuk berpartisipasi sebagai wujud upaya peningkatan wawasan dan pertukaran pengetahuan antarlembaga. Lebih jauh, kegiatan ini digelar untuk merespons permintaan fasilitasi pertukaran pengetahuan delegasi Zanzibar Judiciary Office dalam rangka penguatan Kadhi's Court atau sistem peradilan Islam di wilayah mereka.
Acara tersebut dibuka secara resmi melalui platform Zoom oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H. Partisipasi aktif jajaran aparatur PA Kotamobagu dalam kegiatan ini merupakan cerminan komitmen lembaga untuk terus menyerap wawasan global demi mewujudkan pelayanan prima. Pengetahuan mengenai penyelesaian sengketa alternatif hingga inovasi digital yang dibahas dalam forum sejalan dengan semangat PA Kotamobagu dalam memantapkan implementasi pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
"Pertukaran pengetahuan dengan delegasi Zanzibar ini bukan sekadar silaturahmi antarlembaga peradilan, tetapi wujud nyata diplomasi yudisial kita. Keberhasilan Peradilan Agama di Indonesia dalam mengadopsi teknologi dan manajemen perkara yang modern diharapkan dapat menjadi rujukan berharga bagi penguatan sistem di Kadhi's Court," tutur Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., saat memberikan sambutan pembuka.
Ke depannya, ilmu dan wawasan yang diserap dari forum lintas negara ini diharapkan dapat segera diadaptasi dan diimplementasikan secara nyata. Bagi PA Kotamobagu, agenda ini menjadi pijakan penting untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan profesionalisme aparatur peradilan agar proses penegakan hukum bagi masyarakat pencari keadilan menjadi semakin modern, transparan, dan berkeadilan.
